Malam 1 Muharram atau yang lebih dikenal oleh masyarakat Jawa sebagai malam 1 Suro merupakan salah satu momen yang istimewa dalam kalender Islam. Banyak umat Muslim memanfaatkan pergantian tahun Hijriah ini untuk memperbanyak doa, dzikir, muhasabah, dan berbagai amalan sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di berbagai daerah di Indonesia, para ulama dan tokoh agama memiliki amalan-amalan yang diwariskan kepada masyarakat untuk diamalkan pada malam tersebut. Salah satunya adalah amalan yang diijazahkan oleh KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Amalan ini pernah disampaikan oleh beliau dan kemudian dipublikasikan melalui kanal YouTube PojokDusun pada tahun 2021. Inti dari amalan tersebut adalah membaca Ayat Kursi yang diawali dengan Basmalah sebanyak 360 kali pada malam 1 Muharram.

Menurut KH. Abdul Ghofur, jumlah 360 kali dipilih sebagai simbol jumlah hari dalam satu tahun. Harapannya, dengan izin Allah SWT, orang yang mengamalkan amalan tersebut akan mendapatkan perlindungan dari berbagai bahaya, musibah, dan hal-hal yang tidak diinginkan selama satu tahun ke depan.

Waktu pelaksanaannya dimulai setelah salat Maghrib hingga sebelum salat Subuh. Hal ini karena dalam penanggalan Hijriah, pergantian hari dimulai sejak terbenamnya matahari.

Setelah selesai membaca Ayat Kursi sebanyak 360 kali, amalan dilanjutkan dengan membaca doa:

“Allahumma Ya Muhawwilal Ahwal Hawwil Hali ila Ahsanil Ahwal bi Hawlika wa Quwwatika Ya Kabir Ya Muta’al Ya Aziz Ya Mifdol. Wa Shollallohu ‘ala Sayyidina Muhammadin wa’ala Alihi wa Shohbihi wa Sallam.”

Doa tersebut merupakan permohonan kepada Allah agar keadaan hidup kita diubah menjadi keadaan yang lebih baik, dengan pertolongan dan kekuatan-Nya.

Selain itu, KH. Abdul Ghofur juga menganjurkan untuk menulis lafaz Basmalah sebanyak 113 kali secara terputus-putus di atas kertas putih. Tulisan tersebut kemudian dilipat dan disimpan sebagai bagian dari ikhtiar serta pengingat agar senantiasa bergantung kepada Allah SWT dalam setiap urusan kehidupan.

Beliau menjelaskan bahwa amalan ini dapat dilakukan secara individu maupun berjamaah. Namun perlu dipahami bahwa seluruh keberkahan, keselamatan, dan perlindungan tetap berasal dari Allah SWT. Amalan hanyalah bentuk ikhtiar seorang hamba, sedangkan hasil akhirnya sepenuhnya berada dalam kehendak-Nya.

Karena itu, dalam menyikapi amalan-amalan seperti ini, umat Islam diajak untuk saling menghormati dan tidak mudah menyalahkan satu sama lain. Bagi yang meyakini dan ingin mengamalkannya, dipersilakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa. Sedangkan yang tidak mengamalkannya juga tetap perlu dihormati.

Semoga dengan datangnya Tahun Baru Islam, Allah SWT memberikan keberkahan, kesehatan, keselamatan, kelapangan rezeki, serta perlindungan bagi kita, keluarga, dan seluruh kaum Muslimin. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

━━━━━━━━━━━━━━━

📝 Pendaftaran Santri Baru Masih Dibuka
Link Pendaftaran
https://daftar.ppsd.id
Link Brosur Lembaga
https://drive.google.com/drive/folders/1jLtoG8X-38ujg8ONAb1JYqt8NaXjNCeV?usp=sharing

☎️ Call Center PPDB
0851 2266 1977
━━━━━━━━━━━━━━━
🌐 Media Sosial Pondok Pesantren Sunan Drajat
Instagram : @ppsunandrajat
TikTok : @ppsunandrajat
Facebook : @ppsunandrajat
YouTube : @ppsunandrajat
Website : ppsd.id
Saluran WhatsApp : https://link.ppsd.id/@saluran