Ajaran Islam secara tegas melarang tindakan pembunuhan, terutama terhadap sesama mukmin. Sebuah hadis Nabi Muhammad SAW menyoroti betapa beratnya dosa ini, bahkan mengisyaratkan penolakan tobat bagi pelakunya.

Dosa Besar Membunuh Mukmin Menurut Hadis Nabi SAW

Dalam sebuah riwayat, Nabi Muhammad SAW bersabda, “أَبَى اللهُ أَنْ يَجْعَلَ لِقَاتِلِ الْمُؤْمِنِ تَوْبَةً“. Hadis ini memiliki arti yang sangat mendalam: “Allah enggan menerima taubat Dari seorang yang membunuh orang Mukmin.”

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Konteks atau asbabul wurud dari hadis ini terjadi ketika Rasulullah SAW mengutus pasukan untuk memerangi suatu kaum. Dalam pertempuran tersebut, seorang dari kaum musuh melarikan diri dan dikejar oleh salah seorang prajurit Rasulullah SAW dengan pedang terhunus.

Orang yang dikejar itu kemudian berseru, “Ampun, jangan bunuh aku, aku orang Mukmin.” Namun, prajurit tersebut tetap membunuhnya. Kejadian ini kemudian sampai kepada Rasulullah SAW.

Menanggapi insiden tersebut, Rasulullah SAW kembali menegaskan sabdanya, “Allah enggan menerima taubat Dari seorang yang membunuh orang Mukmin.” Peristiwa ini menjadi penekanan akan keseriusan dosa pembunuhan terhadap seorang mukmin dalam pandangan syariat Islam.