Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu amalan mulia dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Sebuah hadis sahih menjelaskan secara rinci tentang pahala besar yang akan diperoleh umat Muslim yang senantiasa melafalkan shalawat.

Makna Hadis tentang Keutamaan Shalawat

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah menerima kabar gembira langsung dari Allah SWT melalui perantara malaikat. Kabar tersebut menegaskan besarnya ganjaran bagi mereka yang bershalawat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hadis tersebut berbunyi:

“أَتَانِي آتٍ مِنْ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فَقَالَ مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ مِنْ أُمَّتِكَ صَلَاةً كَتَبَ اللهُ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسَناتٍ وَمَحَا عَنهُ عَشْرَ سَيِّئَاتٍ وَرَفَعَ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ وَرَدَّ عَلَيْهِ مِثْلَهَا”

Artinya: “Telah datang kepadaku seorang malaikat Dari Tuhanku ‘Azza wa Jalla seraya berkata: “Barang siapa mengucapkan shalawat atasmu di antara umatmu satu shalawat, Allah menetapkan baginya sepuluh kebaikan dan menghapuskan sepuluh keburukan dan mengangkatnya sepuluh derajat serta membalas shalawat tersebut.”

Dari hadis ini, jelas tergambar bahwa setiap satu kali shalawat yang diucapkan seorang Muslim akan mendatangkan sepuluh kebaikan, menghapus sepuluh keburukan atau dosa, serta mengangkat derajatnya sebanyak sepuluh tingkatan di sisi Allah SWT. Selain itu, Allah juga akan membalas shalawat tersebut dengan balasan yang serupa.

Latar Belakang Turunnya Hadis (Asbabul Wurud)

Kisah di balik turunnya hadis ini dijelaskan dalam “Musnad” Imam Ahmad, yang bersumber dari Abu Thalhah. Abu Thalhah menceritakan pengalamannya saat menemui Nabi Muhammad SAW.

Abu Thalhah berkata, “Aku telah menemui Nabi, tampak olehku wajahnya berseri-seri, ‘Ya Rasulullah SAW, aku melihat wajahmu pada hari ini begitu berseri-seri ada apa gerangan?'”

Menanggapi pertanyaan tersebut, Rasulullah SAW kemudian menjawab, “Bagaimana aku tak bergembira, ada berita gembira untuk umatku. Telah datang kepadaku seorang malaikat Dari Tuhanku ‘Azza wa Jalla seraya berkata: ‘Barang siapa mengucapkan shalawat atasmu di antara umatmu satu shalawat, Allah menetapkan baginya sepuluh kebaikan dan menghapuskan sepuluh keburukan dan mengangkatnya sepuluh derajat serta membalas shalawat tersebut’.”

Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya amalan shalawat hingga membuat wajah Rasulullah SAW berseri-seri karena kegembiraan atas kabar baik bagi umatnya.