Kategori: Opini

12 Januari 2022

Oleh : Mambaul Athiyah Sewaktu kuliah dulu, ketika meja kami dipenuhi syair Farazdaq yang rajin mengkritik pesohor Islam zaman itu, dosen saya berkata, “Farazdaq menyelamatkan Bahasa Arab dari kepunahan.” Agaknya kata itu tidak berlebihan mengingat Farazdaq memang penyair ulung zaman kekhalifahan Islam yang diksinya begitu indah, sikap lakunya memukau dan … satire-nya tajam. Farazdaq menolak […]