Ajang kompetisi seni menulis ini dihadirkan khusus bagi para pelajar yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah untuk menyalurkan minat serta kemampuan di bidang seni aksara tradisional. Setiap peserta dari berbagai jenjang pendidikan dapat ambil bagian sesuai dengan kategori yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Santri Nasional. Kolaborasi terjalin antara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan bersama Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Lamongan dan Dinas Kearsipan & Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan.
Peserta dikelompokkan ke dalam tiga kategori jenjang pendidikan yang berbeda agar kompetisi berlangsung secara adil. Kategori pertama yaitu Ula yang diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD atau MI. Kategori kedua adalah Wustha untuk pelajar tingkat SMP atau MTs. Sementara itu, kategori ketiga yaitu Ulya ditujukan bagi pelajar tingkat SMA, MA, atau SMK.
Bagi para peserta yang berhasil keluar sebagai pemenang, panitia telah menyediakan apresiasi berupa hadiah utama. Hadiah tersebut berupa uang tunai dengan nominal jutaan rupiah. Selain itu, para juara juga akan membawa pulang tropi resmi dari Dinas ARPUSDA Lamongan.
Terdapat ketentuan teknis yang wajib dipahami dan diikuti oleh setiap calon peserta sebelum mengirimkan karya. Langkah pertama adalah membuat karya kaligrafi aksara Pegon secara orisinal. Pembuatan karya ini menggunakan spidol di atas media kertas dengan teks yang telah ditentukan oleh pihak panitia.
Setelah karya selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah mengunggah foto karya tersebut ke platform Instagram. Peserta harus memastikan bahwa foto yang diunggah merupakan karya asli tanpa adanya rekayasa digital. Keaslian karya menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam perlombaan seni ini.
Pada unggahan foto di Instagram tersebut, peserta wajib menuliskan keterangan atau caption yang memuat informasi lengkap. Informasi yang harus dicantumkan meliputi nama lengkap peserta, asal lembaga pendidikan, serta kategori peserta yang diikuti. Kelengkapan informasi ini penting untuk pendataan oleh panitia.
Selain mengunggah foto dan menuliskan keterangan, peserta juga harus mengikuti instruksi lanjutan di media sosial. Peserta wajib mengikuti atau mem-follow akun resmi penyelenggara. Akun tersebut juga harus ditandai atau di-tag pada unggahan karya, yakni akun @lesbumilamongan.
Sertakan pula tagar resmi yang telah ditentukan pada bagian keterangan unggahan agar karya mudah ditemukan oleh panitia. Tagar yang wajib dicantumkan meliputi #hsnpculamongan, #lesbumilamongan, dan #kaligrafipegon. Ketentuan penggunaan tagar ini harus dipatuhi oleh seluruh pendaftar.
Para peserta harus memperhatikan batas waktu pengiriman karya yang telah ditetapkan oleh panitia. Batas akhir pengiriman karya melalui media sosial jatuh pada tanggal 16 Oktober 2026. Peserta diimbau untuk tidak mengirimkan karya melewati tanggal tersebut agar tetap tercatat sebagai peserta.
Bagi peserta yang berhasil melaju ke tahap berikutnya, rangkaian kegiatan akan berlanjut ke babak final. Babak puncak perlombaan ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 21 Oktober 2026. Lokasi penyelenggaraan babak final bertempat di Graha Narita, Tikung.
Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai teknis lomba, panitia telah menyediakan layanan komunikasi. Calon peserta dapat menghubungi narahubung melalui nomor 085706066725 atas nama Kanggoes. Nomor tersebut dapat dihubungi untuk memandu peserta selama proses pendaftaran.
Persiapkan karya terbaikmu dan jadilah sang juara dalam ajang bergengsi ini. Jangan lupa pula untuk membagikan informasi bermanfaat ini dengan memberikan tanda atau tag kepada teman-teman yang memiliki kemampuan di bidang kaligrafi.
Foto: Instagram · Sumber gambar
Sumber: Instagram











