Berita  

Usung Semangat Kreativitas, Madrasah Diniyah Ainul Yaqin UNISMA dan Mahasiswa PPG Prajabatan Biologi UMM Adakan Pelatihan dan Pendampingan OSHIBANA untuk Santri

Usung Semangat Kreativitas, Madrasah Diniyah Ainul Yaqin UNISMA dan Mahasiswa PPG Prajabatan Biologi UMM Adakan Pelatihan dan Pendampingan OSHIBANA untuk Santri - dawuh guru

Malang | dawuhguru.co.id – Madrasah Diniyah (MADIN) Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (UNISMA) bersama Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Biologi Gelombang 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan OSHIBANA.

Pelatihan dan Pendampingan Oshibana ini dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni dan 8 Juli 2023. Di MADIN Ainul Yaqin UNISMA.

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa PPG Prajabatan Biologi Gelombang 2 UMM sebagai bentuk implementasi mata kuliah Proyek Kepemimpinan. Mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa PPG untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan yang merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki sebagai seorang calon guru nantinya.Kegiatan ini disambut baik oleh pengurus MADIN Ainul Yaqin. Ustad Tanzil Ilham dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Oshibana. Hadir mewakili Kepala Komite dan Kepala MADIN Ainul Yaqin, Ustad Tanzil punya harapan besar dengan terlaksananya kegiatan bersama ini.

“Besar harapan kami, semoga kegiatan ini menjadi wasilah bagi para mahasiswa PPG dalam mentranfer pengetahuan pada para santri. Dan bagi santri kami, di MADIN Ainul Yaqin ini, semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan kreativitas dan juga memunculkan ide-ide baru santri dalam berkarya.”

Pelatihan dan Pendampingan Oshibana ini diikuti oleh 17 santri dari semua tingkatan. Ada yang sudah Alqur’an dan ada juga yang masih Iqra’. Santri yang ikut pun beragam usinya, ada yang masih duduk di kelas 2 hingga kelas 5 sekolah dasar.

Pada pembukaan kegiatan pelatihan ini, para santri dibekali pengetahuan dasar tentang langkah  pembuatan Oshibana. Mulai dari cara mengeringkan bunga dengan cara ditekan (press), hingga tanaman apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk Oshibana. Selain itu, para santri juga diberikan contoh Oshibana yang sudah jadi.

Baca Juga  Jigang Ramadan Membincang Aksara dalam Arus Utama (Polemik) Peradaban

“Tidak semua tanaman bisa dibuat Oshibana. Hanya yang memiliki kadar air yang rendah yang bisa digunakan.” Ungkap Risca Mahasiswa PPG yang menjadi pemateri dalam pelatihan ini.

Pada pertemuan berikutnya, pada tanggal 8 Juli nanti, para santri akan diajak membuat Oshibana pada sebuah pola Kaligrafi. Tak lupa untuk meningkatkan antusias dan semangat para santri dalam membuat Oshibana. Karya Oshibana para santri itu nanti akan dilombakan satu sama lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *