Damhuri Muhammad

Monumentasi Wajah Islam Indonesia

Oleh: Damhuri Muhammad “Hanya Indonesia yang dapat diklaim sebagai tempat berlabuhnya agama-agama besar, dan mereka dapat hidup secara berdampingan,” demikian sinyalemen Parig Digan (1977), sebagaimana dikutip oleh A Bakir Ihsan (1996) dalam artikel Beragama Secara Kultural dan Struktural. Tesis itu memaklumatkan, agama adalah bagian dari identitas yang melekat dalam tubuh bangsa Indonesia. Sebagai agama besar, […]

Dalam Ancaman Kaum Biblioklas

Penulis: Damhuri Muhammad “Caesar, maukah nama Paduka dikenang anak cucu sebagai tentara barbar yang terlampau bodoh untuk mengerti nilai penting buku-buku?” kata Theodotus pada Caesar di sebuah adegan dalam lakon Caesar and Cleopatra karya George Bernard Shaw (1856-1950). Fernando Baez, penulis buku Penghancuran Buku dari Masa ke Masa—diedisi-Indonesiakan oleh Penerbit Marjin Kiri, 2013— mengutip dialog […]

Kepak Sayap Umar Saif di Pakistan

Penulis: Damhuri Muhammad “Anda tidak akan diingat atas apa yang telah Anda publikasikan, tapi oleh apa yang telah Anda buat. Ini salah satu pelajaran yang saya bawa ke Pakistan,” kata Umar Saif pada  Peter High, dalam sebuah wawancara pada tahun 2014, sebagaimana dikutip dalam artikel  A Professor With A Western Past Remakes Pakistan’s Entrepreneurial Future […]

Isra’ Mi’raj; Badani atawa Batini?

Penulis: Damhuri Muhammad Terma Isra’ lazim dimaknai sebagai perjalanan Muhammad SAW—pada malam hari—dari Mekah ke Masjid Al-Aqsha’ (tempat suci terjauh) di Palestina. Sedangkan Mi’raj—secara harfiah berarti ‘tangga’—dimaknai sebagai naiknya Muhammad ke sidrat al-muntaha (sidrah terakhir). Rujukan teologis peristiwa itu adalah surah al-Isra’ (17): “Maha suci Allah yang memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjid al-Haram […]

Poligami; Dulu dan Kini

Oleh: DAMHURI MUHAMMAD Poligami selalu sengit diperdebatkan dalam diskursus fiqh munakahat Islam. Tak jarang sejumlah sejarawan melancarkan serangan telak bahwa nabi Muhammad lah yang pertamakali memprakarsai tradisi poligami itu, sampa-sampai ada yang berkesimpulan bahwa salah satu faktor penyebab cepatnya penyebaran Islam karena penghalalan poligami. Tapi, kemunduran dunia Islam disebabkan oleh poligami pula. Sepintas lalu, kesimpulan […]

Yang Bersetia pada Takhayul

Oleh: Damhuri Muhammad Jaman boleh maju, sains modern boleh pula tegak sebagai tonggak peradaban mutakhir, tapi mitos dan takhayul belum musnah dari rahim kultural kita. Dalam ketergesaan berkendara di lalu lintas Jakarta yang padat senantiasa, sekali waktu seseorang mungkin pernah melindas seekor kucing secara tak sengaja. Saat itu, biasanya ia akan langsung terhubung dengan nasihat […]

Berners Lee, Blake Ross, dan Algoritma Medsos

Oleh: Damhuri Muhammad Tak bakal terbayangkan panjangnya petualangan manusia di jagat maya, tanpa pintu gerbang bernama world wide web atau yang biasa disingkat www. Itulah pangkal jalan dari setiap pengembaraan di dunia digital dengan segala  faedah dan kompleksitas persoalannya. Tak banyak yang mengenang siapa yang telah berjasa menemukan pintu gerbang itu. Ia adalah Tim Berners-Lee, […]

Jatuh Bangun Bitcoin

Oleh: Damhuri Muhammad “Saya sedang mengembangkan aset kripto baru bernama IDRP. Saya pikir, mengapa tidak sekalian saja dijadikan sebagai mahar pernikahan,”  kata Teguh Kurniawan Hamanda setelah ia menikahi Nadya Aprilia dalam prosesi ijab-kabul dengan mahar berupa aset kripto IDR Private, sebagaimana dikutip www.blockchainmedia.id (Januari 2020). Peristiwa itu ditandai sebagai pembayaran mahar nikah dengan aset virtual […]

Abdulrazak Gurnah dan Jangkar Kolonialisme

Oleh: Damhuri Muhammad “Nobel sastra 2021 untuk Abdulrazak Gurnah sangat layak bagi penulis yang sebelumnya tidak memperoleh pengakuan,” demikian komentar Alexandra Pringle, mantan editor Gurnah di penerbit Bloomsbury, sebagaimana dikutip www.theguardian.com (7/10/2021). Entah apa yang dimaksud Alexandra dengan komentar ringkas itu, meski setelah pengumuman atas kemenangan novelis muslim-migran asal Zanzibar (kini bagian dari Tanzania) itu, […]

Menerabas Pagar Kesantrian

Oleh: Damhuri Muhammad Sepintas lalu, orang-orang yang tumbuh besar di lingkungan kesantrian tampak seperti orang-orang yang bahagia. Kasih sayang orangtua melimpah-ruah, puja dan sanjung datang dari mana-mana, martabat dan kehormatan keluarga tak perlu ditanya, silsilah atau nasab menjadi incaran para pemburu calon menantu, segala kebutuhan terpenuhi, tak pernah kurang satu apapun jua. Namun, santri juga […]

More posts