Berbagai peristiwa global yang terjadi belakangan ini turut memberikan dampak signifikan terhadap kondisi di Indonesia. Situasi ini kerap memicu rasa kekhawatiran di tengah masyarakat, bahkan tidak jarang berujung pada kesulitan ekonomi yang nyata.
Menyikapi kondisi yang penuh tantangan ini, umat Islam diajak untuk senantiasa berpegang teguh pada kesabaran dan ketakwaan kepada Allah SWT. Pesan ini disampaikan dalam Khutbah Jumat berbahasa Jawa yang ditulis oleh Ajie Najmuddin, seorang kolumnis NU Online, pada Jumat, 3 April 2026.
Ujian Hidup dan Pentingnya Kesabaran
Dalam khutbah tersebut, Ajie Najmuddin mengingatkan bahwa kehidupan di dunia ini tidak lepas dari berbagai ujian dan cobaan. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 155:
“Lan yekti nguji sapa Ingsun (Allah) ing sira kabeh, kelawan suwiji-wiji saking rasa kuwatir (wedi), luwé, larang pangan, kekurangan bandha lan woh-wohan. Nalika ana coba kang mengkunu iku begja banget wong-wong kang padha sabar.”
Ayat ini menjelaskan bahwa manusia akan diuji dengan rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Namun, kebahagiaan akan menyertai orang-orang yang sabar dalam menghadapi cobaan tersebut.
Rasa khawatir adalah hal yang lumrah bagi manusia, mengingat sifatnya yang lemah. Ketika menghadapi musibah atau situasi menakutkan seperti perang, kekhawatiran akan muncul. Namun, dalam kondisi sulit atau saat diuji, kesabaran menjadi sikap yang wajib dijalani.
Ulama terkemuka, KH Bisri Musthofa, pernah menjelaskan bahwa kesabaran dapat menjadi jalan menuju kebahagiaan di surga. Orang-orang yang sabar adalah mereka yang ketika ditimpa musibah, mengucapkan kalimat “inna lillahi wa inna ilaihi roji’un”. Mereka akan memperoleh ampunan dan nikmat dari Allah SWT, serta sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Al-Ibriz, juz II, halaman 51-52.
Selain itu, kesabaran juga berfungsi sebagai penerang hati. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadis riwayat Sahabat Abu Malik Al-Harits RA:
“Utawi sabar iku dadi pepadhang”
Takwa sebagai Pembuka Jalan Kemudahan
Selain kesabaran, ketakwaan kepada Allah SWT juga menjadi kunci penting dalam menghadapi segala kondisi. Dengan takwa, Allah SWT akan memberikan kemudahan dan membukakan jalan bagi hamba-Nya. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat At-Thalaq ayat 5 menegaskan:
“Lan sapa wongé kang takwa marang Allah Ta’ala, bakal didamel urusané (ana ing dunya lan akhirat) dadi gampang.”
Ayat lain juga menerangkan bahwa orang yang bertakwa akan diberikan rezeki dari Allah SWT dari jalan yang tidak disangka-sangka. Oleh karena itu, dalam menghadapi ujian hidup, sabar dan takwa adalah dua pilar utama yang harus dipegang teguh.
Khutbah tersebut diakhiri dengan doa agar seluruh umat, khususnya keluarga, dijadikan oleh Allah sebagai orang-orang yang beruntung di dunia dan akhirat, serta agar segala amal ibadah diterima oleh-Nya. Amin ya Rabbal ‘alamin.

