Kolom Jumat

Laku Puasa Bicara

Oleh: Damhuri Muhammad Dalam keseharian kaum urban, saat Tuan berkunjung ke pusat perbelanjaan, mungkin sebelumnya Tuan hanya ingin mengisi waktu luang di akhir pekan, dan tidak berniat untuk berbelanja. Namun, macam-macam barang yang terpajang di etalase toko di pasar berpendingin udara itu, amat menggoda, hingga Tuan menyentuhnya. Sepatu model terkini, kemeja berkelas dengan potongan harga […]

Sepak Bola, Politik, dan Ancaman Global

Oleh: DAMHURI MUHAMMAD Pemerintah Iran pasca revolusi Islam 1979 dalam waktu singkat memang berhasil mengikis habis budaya pop peninggalan rezim Syah, “membersihkan” para diva dan melarang pemutaran film-film yang mengumbar semangat ketubuhan. Tapi ketika pemberangusan itu mulai mengarah pada sepak bola, para Mullah mulai ragu dan mendua. Melarang sepak bola sama saja dengan menghadang gejolak […]

Pancasila untuk Semua Orang

Oleh: Damhuri Muhammad Lantaran tidak patuh pada rambu-rambu, Mustajab—pengendara sepeda motor asal Madura—disemprit seorang polantas. “Tolong SIM-nya Pak!” kata petugas itu. Dengan logat Madura yang kental, Mustajab menjawab; “Maaf Pak, saya belum punya SIM, tapi saya warga negara yang baik. Saya hapal Pancasila, Pak!” Alih-alih berpikir hendak menilang Mustajab, polantas malah mengikuti kepolosan Mustajab. “Kalau […]

Monumentasi Wajah Islam Indonesia

Oleh: Damhuri Muhammad “Hanya Indonesia yang dapat diklaim sebagai tempat berlabuhnya agama-agama besar, dan mereka dapat hidup secara berdampingan,” demikian sinyalemen Parig Digan (1977), sebagaimana dikutip oleh A Bakir Ihsan (1996) dalam artikel Beragama Secara Kultural dan Struktural. Tesis itu memaklumatkan, agama adalah bagian dari identitas yang melekat dalam tubuh bangsa Indonesia. Sebagai agama besar, […]

Dalam Ancaman Kaum Biblioklas

Penulis: Damhuri Muhammad “Caesar, maukah nama Paduka dikenang anak cucu sebagai tentara barbar yang terlampau bodoh untuk mengerti nilai penting buku-buku?” kata Theodotus pada Caesar di sebuah adegan dalam lakon Caesar and Cleopatra karya George Bernard Shaw (1856-1950). Fernando Baez, penulis buku Penghancuran Buku dari Masa ke Masa—diedisi-Indonesiakan oleh Penerbit Marjin Kiri, 2013— mengutip dialog […]

Kepak Sayap Umar Saif di Pakistan

Penulis: Damhuri Muhammad “Anda tidak akan diingat atas apa yang telah Anda publikasikan, tapi oleh apa yang telah Anda buat. Ini salah satu pelajaran yang saya bawa ke Pakistan,” kata Umar Saif pada  Peter High, dalam sebuah wawancara pada tahun 2014, sebagaimana dikutip dalam artikel  A Professor With A Western Past Remakes Pakistan’s Entrepreneurial Future […]

Gundu, Meriam Bambu, dan Histeria Dunia Maya

Penulis: DAMHURI MUHAMMAD Jangan bergegas menuju dewasa. Tak perlu tergesa menuju tua. Sebab, puncak kegembiraan ada di masa kanak-kanak Begitu pesan seorang ayah kepada anaknya dalam sebuah obrolan ringan di petang yang mendung. Sekilas terdengar ganjil dan barangkali dapat menimbulkan banyak pertanyaan. Sebab, lazimnya orangtua menginginkan anaknya lekas besar, segera matang, hingga secepatnya pula menggapai […]

Bertamasya ke Neraka

Penulis: DAMHURI MUHAMMAD Tatkala Longfellow, Lowell, Holmes dan Fields sedang menerjemahkan Divina Commedia, karya Dante Alighieri (1265-1321) dengan pena, di tempat lain, entah di mana, seseorang tak dikenal juga sedang berikhtiar dengan kesibukan yang sama. Hanya saja, sosok misterius itu tidak menggunakan pena sebagaimana para anggota komunitas bernama Klub Dante tersebut, tapi mengejawantahkan pengalaman bertamasya […]

Isra’ Mi’raj; Badani atawa Batini?

Penulis: Damhuri Muhammad Terma Isra’ lazim dimaknai sebagai perjalanan Muhammad SAW—pada malam hari—dari Mekah ke Masjid Al-Aqsha’ (tempat suci terjauh) di Palestina. Sedangkan Mi’raj—secara harfiah berarti ‘tangga’—dimaknai sebagai naiknya Muhammad ke sidrat al-muntaha (sidrah terakhir). Rujukan teologis peristiwa itu adalah surah al-Isra’ (17): “Maha suci Allah yang memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjid al-Haram […]

Matematika Kwitansi Kosong

Oleh: Damhuri Muhammad Menuding, menunjuk batang hidung, bahkan mencaci-maki para koruptor di laman-laman media jejaring sosial, tentu bukan perkara sulit. Namun, dalam keriuhan suara dan hiruk kemarahan atas praktik korupsi yang merajarela di republik ini, ternyata muncul kebimbangan. Barangkali karena mereka adalah individu-individu di luar kehidupan kita. Akan berbeda kenyataannya, bila watak korup tumbuh dan […]

More posts