9 Kata Kata Bijak Ning Imaz Fatimatuz Zahra yang Menginspirasi

Ning Imaz lahir pada tahun 1985 dengan nama lengkap Imaz Fatimatuz Zahra. Ning Imaz merupakan putri dari pasangan KH Abdul Khaliq Ridwan dan Nyai Hj Eeng Sukaenah. Keduanya merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Ning Imaz juga merupakan cucu dari Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampasi, pengarang kitab Siraj ath-Thalibin. Ajaran ilmu agama dari sang ayah dan kakek mengantarkan Ning Imaz menjadi seorang penghafal al-Quran dan ahli fiqih.

Saat ini, Ning Imaz tengah menjalani pendidikan di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Ning Imaz juga memiliki banyak kegiatan keagamaan, seperti mengajar di pondok pesantren dan mengisi berbagai acara keagamaan.

Melalui media sosialnya, Ning Imaz sering berbagi ilmu. Mulai dari masalah ibadah, hukum fiqih, gender dalam pandangan agama islam, hingga parenting.

Ning Imaz merupakan istri dari Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu Kendal, yaitu Gus Rifqil Muslim Suyuthi. Ning Imaz dan suami kerap tampil bersama dalam menyampaikan dakwah soal pernikahan dan perbedaan wanita serta pria menurut agama Islam. Kekompakan keduanya dalam menyampaikan dakwah dinilai dapat menginspirasi banyak orang.

Biodata Ning Imaz Fatimatuz Zahra

  • Nama: Imaz Fatimatuz Zahra
  • Tahun Lahir: 1985
  • Umur: 37 tahun
  • Suami: Gus Rifqil Moeslim
  • Profesi: Pendakwah, pengasuh pondok pesantren putri Al-Ihsan Lirboyo.

Berikut 9 Kata Kata Bijak Ning Imaz Fatimatuz Zahra

“Wanita bisa meraih apapun yang dia inginkan asalkan diwaktu muda, ia menjauhi dua hal : tidak memikirkan laki-laki dan tidak risau dengan usia.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

“Jangan jadikan pernikahan sebagai orientasi hidup. Karena menikah adalah bagian dari kehidupan, bukan tujuan hidup.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

“Sabar secara bahasa artinya tahan. Tahan terhadap segala macam dinamika kehidupan. Bukan berarti pasif, lemah dan tidak berdaya. Sabar artinya kuat untuk bertahan sekalipun badai menerjang. Tetap berjuang sekalipun berulangkali dijatuhkan. Orang sabar itu engga ngenes, tertindas dan lemah. Sabar itu kuat, sabar itu tidak patah semangat.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

 

“Perempuan itu orientasi hidupnya jangan menikah, karena menikah itu bagian dari kehidupan, bukan tujuan hidup. Perbanyak investasi ke dalam diri sendiri. Cari ilmu, perilakunya baik, sibuk melakukan hal-hal yang bermanfaat. Nanti jodohnya akan datang sendiri, kok!”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

“Menyadari kelemahan diri kita sendiri, belajar membuat batasan, dan memiliki prinsip yang jelas. Ketika kita tegas dengan prinsip itu, maka orang lain akan menghargainya.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

 

“Pada dasarnya jodoh itu sudah diatur, tapi potensi kita harus diupayakan.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

 

“Sesungguhnya kesantunan dan kebaikanlah yang menentukan kemanusiaan seseorang. Sesungguhnya orang lembutlah yang memiliki kekuatan dan keberanian.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

 

“Hidup bersama dalam damai adalah tentang menerima perbedaan, dan kesediaan untuk mendengarkan, mengenali, menghormati, dan menghargai orang lain. Lebih dari sebelumnya, keragaman merupakan kenyataan yang memperkaya kehidupan umat manusia.”

Ning Imaz Fatimatuz Zahra

“Semoga kamu selalu menemukan keberanian di dalam dirimu, dan tidak lagi bersembunyi dibalik berbagai alasan palsu yang kau buat sendiri.”

Ning Imaz Fathimah Zahra

Semoga kata-kata bijak di atas dapat menginspirasi kita untuk terus belajar dan tumbuh sebagai individu yang lebih baik. Jangan pernah menyerah pada impian dan harapanmu, karena kegigihan dan kerja keras pasti akan menghasilkan kesuksesan yang sebenarnya.

Rekomendasi