25 Kata Kata Bijak Ustadz Hurnawijaya, QH

Dawuhguru.com – Berikut 25 kata-kata mutiara Ustadz Hurnawijaya, QH.

1. Jika hanya dengan mengeluh masalah bisa teratasi, maka manusia kehilangan makna sebagai makhluk terbaik pemimpin bumi. Sejatinya, hidup tidak akan pernah menjadi lebih mudah, namun kitalah yang harus terus berusaha menjadi lebih kuat.

2. Berbahagia pada dasarnya adalah menikmati setiap kondisi dengan jiwa lapang dan kesyukuran.
Mengapa kita sulit merasakan kebahagiaan?
Karena tolak ukurnya seringkali adalah kenikmatan orang lain.

3. Jangan jadikan kekurangan sebagai beban, itu hanya akan membuatmu sulit untuk berlari mengejar impian.

4. Hidup adalah perjuangan, perjalanan adalah suatu pembelajaran. Jika tak ada pengorbanan, lambat laun kita akan tersisihkan.

5. Orang sukses selalu kelebihan cara, namun orang gagal selalu kelebihan alasan.

6. Kalau kehormatan yang menjadi pakaianmu, maka ia akan tahan seumur hidup, namun kalau pakaian yang menjadi kehormatanmu maka ia akan robek dengan cepat.

7. Orang yang bijak adalah yang tahu siapa yang harus dia percaya. Orang yang lebih bijak adalah dia yang selalu bisa dipercaya.

8. Seorang pemuda datang kepada seorang ahli ilmu lantas bertanya: “Di dalam jiwaku ada 2 srigala yang saling beradu, satu dari keduanya menyuruh kepada kebaikan dan yang satunya lagi menyuruh kepada keburukan, siapakah yang akan menang diantara keduanya?”.
Ahli ilmu itu menjawab: “Yang menang adalah mana yang kau kasih makan.”

9. Pikirkanlah masa depanmu, jangan pikirkan apa yang sudah berlalu, karena terlalu memikirkan masa lalu akan merusak masa depan.

10. Untuk senantiasa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, berfikirlah selalu: Aku tidak akan merubah hidupku karena seseorang, tapi aku merubah seribu orang karena hidupku.

11. Jika ada yang membicarakan keburukanmu, Tersenyumlah!!, karena kekuranganmu aja membuat mereka perhatian, apalagi kelebihanmu.

12. Hidup banyak jalannya, tapi sedikit petunjuk arahnya. Kita cuma bisa mencoba, jika gagal, mencobalah lagi. Apa yg ada di ujung jalan pun belum tentu indah. Tapi lebih baik maju terus daripada berhenti di sini. Kalau sampai salah jalan, berhentilah sejenak, lalu cobalah jalan yang lain.

13. Kadang bukan karena orang lain salah, tapi karena mata dan hati kita yang salah menilai. Seringkali bagi seseorang yang mulutnya sakit, air yang tawar pun akan terasa pahit.

14. Manusia membuatmu sakit, Tuhan mengajarkanmu untuk bangkit.
Manusia membuatmu luka, Tuhan ingin menghadiahkanmu Bahagia.

15. Air laut ada pasang dan surutnya, begitu pun dengan hidup ada senang dan susahnya.
Yang penting, Syukurlah ketika senang dan Sabarlah ketika susah.

16. Kalau kau berikhtiar dan mendapat hasilnya, itulah buah. Tapi kalau kau berusaha dan belum dapat hasilnya, itulah benih yang sedang engkau semai, ada masanya untuk berbuah.

17. Kesalahan, Kegagalan, Caci Maki, Frustasi dan Penolakan adalah bagian dari proses untuk terus maju dan berkembang. Tak seorangpun yang dapat menerima penghargaan dan kemuliaan apapun tanpa menghadapi itu semua.

18. Bergegaslah, wujudkan mimpi-mimpimu. Kesuksesan di masa depan berawal dari kerja kerasmu hari ini. Sesungguhnya menunggu kesuksesan tanpa kerja keras untuk mewujudkannya umpama menunggu panen tanpa pernah menabur benih.

19. Masalah sebesar apapun sebenarnya bukanlah masalah, selama dihadapi dengan cara yang benar. Karena sesungguhnya dalam menjalani kehidupan yang terpenting bukanlah apa yang terjadi padamu, namun yang terpenting adalah apa yang hendak engkau lakukan untuk menghadapi apa yang terjadi padamu.

20. Jika suatu ketika engkau dikecewakan atau disakiti oleh seseorang, berjanjilah pada dirimu untuk tidak pernah melakukannya pada orang lain lagi sebab engkau sudah tahu bagaimana rasanya dikecewakan dan disakiti tersebut.

21. Jika engkau ingin meraih suatu mimpi, kurangilah tidurmu. Sebab tidur hanya membawa mimpi-mimpi.

22. Mimpi bagi seorang pelajar adalah petunjuk untuk terus giat dan tekun. Setiap kerja besar berawal dari mimpi mimpi besar. Setelah mimpi, tataplah ke depan dan melangkahlah. Setiap jalan panjang dimulai dengan tapak yang pertama.

23. Hidup yang tiada dirancang dan direncanakan, tidak layak untuk dijalankan. Karena hidup tanpa rencana, tak ubahnya seperti angin lalu yang hanya bisa dirasakan tanpa pernah bisa untuk diwujudkan.

24. Hidup ibarat berkendaraan. Harus melihat ke depan dan fokus pada tujuan. Boleh sesekali melihat spion untuk mengontrol keseimbangan.

25. Jika gagal satu kali, bangkitlah seribu kali.

Rekomendasi